Penyebab Batuk Tak Kunjung Sembuh

Halo sobat sehat, kali ini, saya akan membahas tentang gejala suatu penyakit yang pernah dialami oleh semua orang atau semua masyarakat, terutama di Indonesia. Yaitu BATUK. Jadi sobat sehat, sebenarnya batuk sendiri bukanlah suatu penyakit.

Batuk merupakan gejala dari suatu penyakit. Mari anda dengarkan dulu penjelasan tentang apa itu batuk. Batuk adalah respon alami tubuh ketika ada benda asing yang masuk ke dalam saluran pernapasan anda.

Hal ini dipicu oleh sistem syaraf yang terdapat pada sistem pernapasan, sehingga membuat kejang pada otot dada untuk mendorong udara keluar dari paru-paru dengan kecepatan yang sangat luar biasa.

Dan menurut perhitungan para peneliti, pernah diteliti bahwa kecepatannya adalah sebesar 300 mil per jam. Sobat sehat, infeksi saluran pernapasan akibat virus adalah penyebab utama dari sebagian besar mereka yang mengidap batuk.

Dan juga terdapat beberapa penyebab lain yang dapat menyebabkan gejala batuk ini. Diantaranya adalah penyakit asma. Bagi mereka yang menderita asma, mereka akan menderita sesak napas dan disertai batuk.

Kemudian penyakit paru obstruktif kronik atau obstruktif menahun, atau kita sebut dengan PPOK. Gejala utamanya adalah batuk yang berkepanjangan. Kemudian, rhinitis alergi.

Misalnya alergi terhadap debu atau serbuk sari. Bagi mereka yang memiliki kamar tidak bersih, gorden yang tidak pernah diganti, atau sofa yang tidak pernah dicuci, maka mereka mudah mengalami alergi terhadap debu.

Atau bagi mereka yang tinggal di pedesaan, di tempat yang banyak tumbuh bunga, pada beberapa orang akan alergi terhadap serbuk sari. Sehingga dapat menyebabkan sesak dan juga batuk.

Kemudian GERD (Gastroesophageal Reflux Disease). GERD ini merupakan asam lambung yang naik ke esofagus dan berkumpul disana, sehingga dapat memicu batuk.

Baca Juga :   Cara dan Langkah Mudah Mencuci Tangan dengan Benar

Kemudian cairan dari hidung yang menetes ke tenggorokan juga dapat menyebabkan batuk. Merokok atau menggunakan tembakau dengan cara lain juga dapat menyebabkan batuk.

Kemudian paparan debu, asap, serta bahan-bahan kimia lainnya juga dapat menyebabkan respon batuk pada saluran pernapasan kita.

Biasanya apabila kondisi mendasar atau penyebab ini dihilangkan, maka batuk akan berhenti dengan sendirinya. Jadi pada beberapa kasus batuk kronis, batuk yang berkepanjangan membuat otot dada kejang secara terus menerus, dan akibatnya dapat menyebabkan komplikasi.

Komplikasi “buruk” yang dapat saya katakan disini adalah Pneumothorax. Jadi, pneumothorax yang terjadi adalah secara spontan. Dimana pneumothorax ini merupakan terjadinya penimbunan udara di dalam pleura, yaitu dinding tipis antara paru-paru dan rongga dada.

Sehingga menghasilkan tekanan kuat dan membuat paru-paru collapse atau paru-paru mengempes.

Pada pengobatan hidung tersumbat dari China, batuk seperti mual dan muntah dianggap sebagai pemberontakan energi dari dalam tubuh ke arah atas. Seringkali itu adalah hasil dari patogen yang terdapat pada paru-paru.

Terkadang hal ini juga sisebabkan oleh gejolak emosional yang mengganggu jaringan organ hati dan pasangannya, yaitu kantung empedu. Dimana energi yang meningkat ke atas melukai paru-paru.

Mungkin anda bingung. Ini adalah bahasa akupuntur.

Anda tidak perlu memusingkan hal ini. Pada umumnya, kasus batuk yang sering saya jumpai di tempat praktek saya adalah disebabkan oleh : • common cold (orang awam menyebutnya masuk angin/tidak enak badan) • alergi • ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan, terutama bagian atas) • Dan banyak juga disebabkan oleh Acid reflux/GERD (Gastroesophageal Reflux Disease) Dimana asam lambung yang terdorong ke atas dan berkumpul di esophagus juga dapat menyebabkan batuk.

Baca Juga :   Khasiat dan Manfaat Air Putih untuk Kecantikan Kulit dan Wajah

Kemudian, sekarang saya juga mendapatkan hasil yang memuaskan dengan menggabungkan terapi medis dan terapi akupuntur.

Dimana dengan melakukan terapi akupuntur, energi yang terdorong ke atas akan dinormalkan kembali ke bawah. Beberapa pasien juga mengatakan bahwa saluran pernapasan mereka terasa lebih lega.

Dengan melakukan terapi ini, maka akan membantu membuka paru-paru untuk bernapas lebih leluasa, serta menghilangkan hal yang menyebabkan batuk. Lendir atau dahak sering dianggap “penjahat” yang menyebabkan batuk berkepanjangan atau batuk kronis.

Pada pengobatan China, dijelaskan bahwa bagaimana pola makan dan sistem pencernaan yang lemah dapat menyebabkan penumpukan dampness dan mucus/dahak pada paru-paru. Sehingga terjadi pemberontakan energi di dalam paru-paru yang menyebabkan anda batuk.

Pada umumnya, mengurangi dan menghilangkan lendir akan meringankan gejala batuk anda. Disini, saya menyarankan kepada anda, semua pasien saya.

Bagi anda yang batuk berkepanjangan hingga 1 bulan, segeralah berkonsultasi dengan dokter spesialis paru-paru. Karena tidak baik jika anda mengkonsumsi obat berlebihan tanpa pengawasan dokter. Perlu anda ingat, bahwa video ini saya buat bukan untuk mengganti peran dokter dalam hal mendiagnosa.

Karena seperti yang saya sebutkan sebelumnya, batuk merupakan gejala, bukan penyakit. Penyakit yang sebenarnya adalah penyebab dari batuk itu sendiri. Contohnya seperti penyakit kronis, alergi dan sebagainya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *